Senin, 25 Oktober 2010

Kedai Sinau

Matahari itu masih terbit dari Timur
Dan sinarnya masih setia mengahangati bumi yang kita pijak...
Embun itu masih setia menggantung di ujung daun
Dan ia setia bersama pagi yang datang menjelang..
Namun, masihkah tangan kita bergandengan tangan?
Masihkah langkah kaki kita sama ?
Masihkah semangat kita satu ?
Masihkah tujuan kita tetap ?
Matahari masih setia dengan senyum cahayanya yang ramah...
Embun masih ingin menggantung lebih lama di ujung daun
Pagi masih ada kawan...
Kalaupun malam datang,
Ia hanya sebentar, sekedar memberi kesempatan pada kita untuk tidak melupakan mimpi-mimpi kita yang perna ada...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar