Jumat, 10 Juli 2015

Awan

Kadang kubenci ketika mendongak menatap langit
Karena aku hidup di bawah atapnya
Kehidupan yanh kubenci dan tak bahagia
Ada emosi tertanam
Ada marah tersembunyi
Tak tahan untuk tak berpura-pura senang kembali
Kadang kubenci ketika mendongak menatap langit
Karena ketika terik mentari menyerang kalbu
Tak satupun ada awan yang datang menemani
Sekedar melindungi
Ini semua fana, tak nyata
Emosi
Sedih
Keburukkan
Tak selalu ada
Tak selalu nyata
Tak selalu abadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar